Drama di Laga Akhir: Persija Jakarta Amankan Gelar Juara Liga 1 2025 Setelah Kalahkan PSM Makassar

Drama di Laga Akhir: Persija Jakarta Amankan Gelar Juara Liga 1 2025 Setelah Kalahkan PSM Makassar

02 January 2026, 17:44 WIB | Olahraga |

Drama di Laga Akhir: Persija Jakarta Amankan Gelar Juara Liga 1 2025 Setelah Kalahkan PSM Makassar **Jakarta, 12 Desember 2025** — Persaingan perebutan gelar juara Liga 1 2025 mencapai klimaks dramatis pada malam ini setelah Persija Jakarta memastikan diri sebagai juara usai menundukkan PSM Makassar dengan skor tipis 2-1 dalam pertandingan penentuan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga yang dipenuhi tensi tinggi ini menjadi perhatian pecinta sepak bola nasional, mengingat kedua tim sama-sama berpeluang menjadi juara pada pekan terakhir kompetisi. Persija membuka keunggulan di babak pertama lewat gol spektakuler Riko Simanjuntak pada menit ke-20, namun PSM Makassar mampu membalas di awal babak kedua melalui tendangan keras Everton Nascimento. Memasuki menit-menit akhir, drama tersaji ketika penyerang muda Persija, Fandi Eko Utomo, berhasil memaksimalkan umpan silang dari Osvaldo Haay dan mencetak gol kemenangan di menit ke-88. Gol tersebut sontak disambut sorakan ribuan Jakmania yang memenuhi stadion. Kemenangan ini memastikan Persija mengakhiri musim di puncak klasemen dengan perolehan 73 poin, unggul tiga angka dari PSM Makassar yang harus puas menjadi runner-up. Selain berhasil mengamankan gelar, Persija juga mencatat rekor sebagai tim dengan jumlah kemenangan tandang terbanyak musim ini. Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih Persija, Thomas Doll, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada para pemain serta suporter. "Ini prestasi luar biasa, buah dari kerja keras semua pihak. Kami dedikasikan gelar ini untuk seluruh Jakmania," ujar Thomas Doll. Sementara itu, pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, mengakui keunggulan Persija dan berjanji akan bangkit lebih kuat untuk musim berikutnya. Suasana haru tampak di antara para pemain PSM yang gagal menyamakan kedudukan di waktu injuri time. Komunitas sepak bola nasional pun mengapresiasi jalannya pertandingan yang berlangsung fair play dan penuh sportivitas. Berbagai pihak, termasuk pengurus PSSI, berharap momentum ini dapat menjadi inspirasi bagi kemajuan sepak bola Indonesia ke depannya.

Bagikan Artikel:

Kembali ke Beranda

Berita Terkait